Featured Post

Perkembangan Penglihatan Bayi Usia 7-12 Bulan

Medianers ~ Perkembangan penglihatan bayi pada usia 7 - 12 bulan cukup luar biasa. Penglihatan bayi Anda hampir sepenuhnya berkembang. Bahk...

Cara Tepat Memasukan Imunisasi BCG Pada Bayi

Medianers ~ Seorang bayi perempuan usia 3 bulan, datang ke poliklinik anak untuk mendapatkan imunisasi dasar, karena sampai saat ini bayi belum pernah mendapatkannya disebabkan kesehatannya selalu terganggu. Setelah dilakukan pemeriksaan bayi sehat, atas anjuran dokter bayi boleh diberikan imunisasi BCG.

Imunisasi BCG adalah vaksinasi hidup yang diberikan pada bayi untuk mencegah terjadinya penyakit TBC. penyakit TBC mudah sekali menular, sedangkan pada masa bayi sangat mudah terhadap serangan penyakit, apalagi terhadap penyakit menular.

Tentunya memberikan peluang yang sangat besar untuk terkena penyakit menular atau TBC kalau anak tersebut tidak diimunisasi BCG. Oleh karena itu, imunisasi BCG sangat baik diberikan pada saat bayi.

Terkait hal itu, muncul pertanyaan," bagaimanakah cara pemberian imunisasi BCG pada bayi?"

Diketahui cara pemberian obat pada bayi pada umumnya melalui oral, dan cara lain adalah melalui suntikan intra vena (menyuntikkan obat ke dalam pembuluh darah), sub cutan (menyuntikkan obat ke bawah kulit), dan intra cutan ( yaitu memasukan obat injeksi ke dalam kulit, serta cara lainnya memasukan obat melalui suntikan ke dalam otot (intra muscular).

Menurut buku Pedoman Persiapan Uji Kompetensi Nasional Program Studi Diploma III Keperawatan, yang diterbitkan oleh Panitia Nasional Uji Kompetensi (Ukom), Ristekdikti, tahun 2018 pada halaman 17, cara yang tepat memasukan vaksin BCG ke dalam tubuh bayi adalah dengan cara menyuntikkan melalui intra cutan.

Masih dalam buku pedoman tersebut menyatakan bahwa, "immunisasi BCG merupakan usaha memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan memasukan vaksin ke dalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah penyakit tertentu. Vaksin BCG adalah vaksin yang diberikan melalui suntikan dengan metode intra dermal atau Intra cutan (IC)."(Anton Wijaya/ Foto: pixabay.com)